Jalan tol, meskipun dirancang untuk kecepatan tinggi, seringkali menjadi arena di mana risiko kecelakaan meningkat akibat kelelahan atau kurangnya konsentrasi pengemudi. Dalam konteks ini, hadirnya SUV pintar yang dilengkapi dengan Advanced Driver Assistance Systems (ADAS) telah merevolusi standar keselamatan. Sistem ADAS bertindak sebagai “copilot” elektronik, menggunakan serangkaian sensor, kamera, dan radar untuk memantau lingkungan sekitar mobil, sekaligus mengambil tindakan pencegahan saat bahaya terdeteksi. Kehadiran teknologi ini secara signifikan membuat proses mengemudi lebih aman dan mengurangi beban stres pada pengemudi, khususnya saat menempuh perjalanan jarak jauh.
Salah satu fitur kunci dari sistem ADAS yang paling relevan untuk jalan tol adalah Adaptive Cruise Control (ACC). Tidak seperti cruise control konvensional, ACC pada SUV pintar tidak hanya mempertahankan kecepatan yang ditetapkan, tetapi juga mampu menyesuaikan kecepatan secara otomatis agar tetap menjaga jarak aman (safe following distance) dengan kendaraan di depannya. Sebagai ilustrasi, sebuah uji coba yang dilakukan oleh otoritas keselamatan lalu lintas pada September 2025 menunjukkan bahwa penggunaan ACC yang benar dapat mengurangi kebutuhan pengemudi untuk menginjak rem hingga 70% selama perjalanan 200 km di jalan tol padat. Fitur ini sangat efektif dalam skenario stop-and-go di mana risiko tabrakan beruntun sangat tinggi, membuat mengemudi lebih aman dan nyaman.
Selain ACC, Lane Keeping Assist (LKA) dan Lane Departure Warning (LDW) adalah komponen vital lain yang membuat mengemudi lebih aman, terutama dalam kondisi lelah. LDW akan mengeluarkan peringatan saat SUV pintar terdeteksi menyimpang dari jalurnya tanpa lampu sein, sementara LKA dapat memberikan koreksi kemudi ringan untuk mengembalikan mobil ke tengah jalur. Pada kasus mengemudi larut malam pada tanggal 12 November 2025 di Tol Trans Jawa, tercatat sistem LKA pada model SUV keluaran terbaru memberikan peringatan sebanyak empat kali dalam satu jam, menunjukkan fungsinya sebagai pelindung dari potensi kecelakaan akibat microsleep.
Fitur Automatic Emergency Braking (AEB) juga menjadi komponen penting dalam ADAS. Sistem ini dirancang untuk mendeteksi potensi tabrakan dari depan dan secara otomatis mengaktifkan pengereman jika pengemudi gagal merespons. Di beberapa model SUV pintar premium, fitur ini bahkan mencakup Cross-Traffic Alert (CTA) yang memperingatkan adanya kendaraan yang melintas saat mobil mundur dari tempat parkir. Seluruh fitur ADAS ini bekerja bersama-sama, mengubah pengalaman berkendara di jalan tol dari aktivitas yang menuntut kewaspadaan penuh menjadi aktivitas yang dibantu oleh kecerdasan buatan, memastikan setiap perjalanan dapat dilakukan dengan rasa mengemudi lebih aman dan minim risiko.